11 Mar 2009 @ 7:07 AM 
 

Gabrial Pimpin LBI Seri Pertama

 

Setelah menyelesaikan seri pertama yang diselenggarakan di Jakarta, Regu Gabrial Bastaman UI memimpin perolehan poin sementara dengan mengungguli dua regu favorit, Regu Mitra Buana Jakarta dan Regu Bank BTN

LBI seri pertama ini mempertandingkan 10 babak yang memainkan 16 papan setiap babaknya. Tim Gabrial Bastaman, yang bermaterikan Alfa Irinanda, Hendy Lukito, Harnanto, WD Karamoy, Elwindra Adha dan Ravi Rahdewa berhasil mengumpulkan 195 VP.

Di posisi kedua adalah regu Mitra Buana yang terdiri dari Pramudita Munandar, Adyatmaka M, Denny Sacul, Lusje Bojoh, Robert Tobing dan Taufik Asbi dengan 194 VP, diikuti oleh Bank BTN (Piskanto, Franky Karwur, Tenny Sompotan, Giovani Watulingas, Jemmy Bojoh, Leslie Gontha) dengan 188 VP.

Pertarungan di Liga Bridge Indonesia seri pertama yang berlangsung selama tiga hari (7,8,9 Maret 2009) berjalan dengan cukup seru. Sampai menjelang babak kesepuluh, ketiga regu diatas dibuntuti oleh regu-regu tangguh lainnya seperti Djarum Semarang yang diperkuat Kamto Camp, Geologi Timah dengan pasangan Julius A George dan Parpar Priatna, serta KSA dengan andalannya Bert T. Polii. Intinya, LBI dipenuhi oleh pemain-pemain top Indonesia yang juga anggota komunitas Facebook.

Mari kita lihat 1 papan yang cukup memberi pelajaran dibawah ini, yang muncul pada babak kesepuluh.

Bermain Sesuai Level

             s5 53
	     h6 K96
             d6 AJ84
             c6 A1093
s9 AK7642	          s7 J8
h8 73			  h7 Q10
d8 K103		          d9 Q9762
c7 65			  c8 KJ87
	     s10 Q109
	     h9 AJ8542
	     d10 5
	     c9 Q42

Pada papan diatas (distribusi telah diputar untuk kenyamanan pembaca), di sebagian besar meja, kontrak 3h6 dicapai oleh Selatan, dimana Barat lead s5A, s5K lalu Spade ketiga. Bagaimana cara main yang terbaik untuk menyelesaikan kontrak ini?

Karena mainnya level 3, maka lawan boleh mendapat 4 trik. Untuk itu, pada trik ketiga declarer sebaiknya discard Diamond (jangan Club). Setelah Selatan ruff trik ini, kemungkinan kalah 1 trik di trump sudah menjadi sangat kecil.

Katakanlah lawan kembali trump. Menang di tangan dengan h6A, main Diamond ke d6A, ruff Diamond, Heart ke h6K lalu ruff Diamond terakhir sehingga tercapai posisi text book untuk teknik end-play seperti terlihat dibawah ini:

             s5
	     h6 9
             d6
             c6 A1093

	     s10
	     h9 J8
	     d10
	     c9 Q42

Disini, declarer tinggal main Club ke c610 di dummy, lalu klaim. Cara main yang sederhana, namun jarang yang menemukannya sewaktu di meja.

Sekarang, katakanlah kita bermain di kontrak 4h6, atau satu level lebih tinggi. Tentu saja cara mainnya berbeda, karena sekarang lawan tidak boleh mendapatkan lebih dari 3 trik.

Mari kita lihat bidding yang terjadi di salah satu meja:

Bidding:
Barat Utara Timur Selatan
Yose Adjat Gere Syahrial
2h6
2s5 4h6 Dbl //

Seperti di meja lainnya, pada pertandingan antara Alunand dan Geologi Timah ini Barat mulai dengan tiga putaran Spade. Namun, kali ini tentu saja declarer tidak boleh discard Diamond, karena setelah Timur ruff, selalu masih akan kalah paling kurang 1 trik lagi di Club.

Pertanyaannya, anda mau ruff dengan kartu apa? Jika ruff dengan h69, berarti mengharapkan Barat pegang h6Q dan h610, yang hampir mustahil dengan adanya double yang dilakukan oleh Timur.

Yang paling baik adalah ruff dengan h6K, lalu main trump dari dummy, dengan harapan Timur pegang h6Q doubleton atau h6Q10 tiga lembar.

Jika kartu trump diluar sesuai dengan yang diharapkan, terakhir tinggal bagaimana cara memainkan Club. Yang terjadi di meja, Syahrial main Club ke c6A lalu main Club lagi dari dummy. Dengan cara main demikian maka Syahrial dari regu Geologi Timah berhasil menyelamatkan kontraknya.

Pelajarannya pertama adalah, dalam memainkan kartu kita harus selalu menyesuaikan dengan kontraknya. Kita musti tahu, kapan harus bermain aman, dan kapan pula harus mati-matian membayangkan distribusi diluar yang sesuai, agar kontrak bisa sukses.

Pelajaran kedua, dalam permainan bridge, yang paling penting adalah mencari tahu sebanyak mungkin tentang kartu lawan dan menyembunyikan informasi tentang kartu kita. Seperti pada papan diatas, jika saja Timur tidak melakukan double, maka kemungkinan besar Syahrial akan salah menebak (guess) posisi kartu Club diluar. Karena, dengan kombinasi kartu diatas, apalagi jika ada overcall dari Barat, maka cara main dengan prosentase terbesar adalah dengan melakukan double finesse di Club.

Liga Bridge Indonesia seri kedua akan dilangsungkan di Bandung, pada tanggal 28-29 Maret 2009 yang akan datang. Setelah menyelesaikan tiga seri, empat regu dengan nilai tertinggi akan bertanding di Semi Final, lalu kemudian Final. Juara dari LBI ini berhak mewakili Indonesia di Kejuaraan Bridge Internasional resmi. :-)


Tags Categories: Event Posted By: Taufik
Last Edit: 15 Mar 2009 @ 09 08 AM

E-mailPermalink
 

Responses to this post » (None)

 


Comments are open. Feel free to leave a comment below.


 

Leave A Comment ...

 

 XHTML:
You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
\/ More Options ...
Change Theme...
  • Users » 1
  • Posts/Pages » 13
  • Comments » 4
Change Theme...
  • VoidVoid
  • LifeLife « Default
  • EarthEarth
  • WindWind
  • WaterWater
  • FireFire
  • LiteLight
  • No Child Pages.